Friday, December 21, 2012

Antara Tujuan dan Proses

Ga perlu mendzalimi ribuan orang untuk apa yang lu inginkan. Jalan akan terbuka lebar ketika lu memang layak mendapatkannya.

Gue ga ngerti dengan nilai yang bisa dinaikkan semudah itu hanya demi mengejar undangan, mengejar masuk PTN. Rapot dengan kertas atau pensil itu ga bisa diterima, apapun alasannya. Bukankah rapot itu merupakan gambaran sebuah usaha, kemampuan dan perjuangan dalam 1 semester? Apakah 'dosa' 1 semester bisa ditebus semudah itu dengan sebuah tugas yang notabene hanya formalitas? Apakah memang nilai harus dibuat mengikuti tujuan, bukannya usaha dan kemampuan?
Takutkah mereka dengan saingan, bahkan sebelum berperang? Takutkah mereka dengan kegagalan, bahkan sebelum berusaha?

Terima kasih untuk semua yang membuat dunia pendidikan negeri ini menjadi sangat aneh :)

2 comments: