Gue banyak jalan-jalan di tahun 2023 dan puncaknya, di bulan Juni gue keliling ke berbagai negara, berjumpa banyak teman lama dan baru, melakukan hal-hal yang ingin gue lakukan, dan bertumbuh - hopefully jadi orang yang lebih mature. Rasanya, terakhir gue 'sebebas' ini tuh tahun 2018. Bebas, dalam artian gue sehat fisik & mental, lalu punya kekuasaan atas waktu gue.
2019 gue sibuk fokus dengan persiapan cari kerja. Ngumpulin pengalaman buat daftar kerja dengan ikut berbagai internship dan lomba, aktif di organisasi biar ada value, networking sana-sini biar kesempatan keterima kerja makin besar.
2020 adalah tahun pertama gue kerja full-time. Capek mental dan fisik dengan banyaknya hal baru, selain itu juga ada pandemi yang bikin mobilitas terbatas. Tiap bulan gue healing dalam negeri di Korea, tapi tentu itu cuma sebuah pelarian yang gak sustainable.
2021 masih pandemi, gue sama sekali gak terbang kemana-mana. Perjalanan luar kota pun rasanya cuma satu-dua kali. Gue pernah hampir 100 hari lebih gak meninggalkan rumah. Meski terdengar menyiksa, gue bersyukur karena 2021 adalah tahun gue reconnect sama Luluk dan Vanda, temen baik gue sejak SMP.
2022 baru mulai bisa ke luar negeri bulan April. My first destination was Malaysia. Setelah itu summer ke Italia dan Vietnam. Sedikit demi sedikit dunia kembali ke normal, udah mulai pecicilan kesana-kesini juga, banyak nonton musikal juga, tapi gue merasa uneasy. Gue belum sepenuhnya nyaman dengan role baru gue ditempat kerja. Ada banyak kegalauan dan keraguan di tahun 2022, sempet mau pindah negara juga, Gue merasa hopeless?
2023 beda banget. Things were all great from the start. Gue mengawali tahun dengan bahagia, bersama tokoh lama dan tokoh baru. Ada banyak sekali berkah yang gue rasakan, dari berbagai arah yang tidak disangka-sangka. Hal ini membuat gue terus teringat, what have I learned? How have I grown? What are my takeaways from the enormous blessings that I received this year?
Ry-Ann, teman Malaysia gue, bertanya "Any reflections or ways to describe your year?"
Sounds like a simple question, tapi ada banyak follow up questions yang bisa gue pikirkan untuk menjawab dia. Inilah bahan-bahan refleksi gue untuk semester pertama 2023.
Dari sekian banyak kebahagiaan, apa yang paling signifikan?
Dari sekian banyak kejadian, apa yang membawa pelajaran paling besar?
Dari sekian banyak pertemuan, mana yang paling berkesan?
Dari sekian banyak perjalanan, mana yang gue sesali? Mana yang paling merubah gue?
I am planning to answer these questions slowly.
Sekarang yang terpikir adalah 2023 itu tahun rebranding buat gue. Gue hidup dengan tujuan lebih jelas dan terukur dan gue juga jadi berani eksplor hal-hal yang tadinya gue singkirkan, yaitu: my own emotions & feelings
No comments:
Post a Comment