Beberapa poin yang gue pelajari di tahun 2024 dan mau gue inget terus.
- Reach out ke teman atau orang lain saat lagi down itu tidak mudah
Q1 2024 gue ga punya kapasitas untuk bisa selalu hadir buat temen-temen gue, terutama yang curhatannya berat. Terus gue ketemu sama senior yang sangat gue hormati dan sayangi. Senior tersebut sedang dalam fase besar transisi hidup, ada banyak kesulitan dihadapi sendirian. Dia merasa ga enak mau reach out ke orang lain untuk berbagi cerita, takut dia akan buang-buang waktu temennya.
Ini bikin gue tertampar. Gue gamau temen-temen gue berhenti meminta tolong. Gue mau tetep jadi orang yang approachable. Gue gamau temen-temen gue merasa useless, atau merasa dirinya adalah gangguan. Gue baru sadar berani reach out itu juga butuh kekuatan dan keberanian - Memprioritaskan diri sendiri, mencintai diri sendiri sebelum fokus ke orang lain itu penting. Always fill your own cup first, and allow the world to benefit from the overflow.
Berkaitan sama poin diatas, akan susah buat gue berbagi energi positif ketika my tank is running low. Punya self-need yang diprioritaskan itu gapapa, boleh banget. Ketika gue datang dari tempat yang positif, hati yang penuh, gue akan bisa memberikan energi positif lebih banyak lagi ke orang lain.
- Orang yang beneran baik sama kita akan memperlakukan kita dengan baik, meski kita udah ga bisa kasih benefit atau bantuan secara langsung
Orang-orang yang gue temui di kantor jauh lebih baik dan lebih dekat sama gue, ketika gue udah ga punya hubungan kerja dengan mereka. Ini real friends.
Akan lebih susah buat ketemu, kalo dulu sih bisa ketemu tiap ke kantor. Justru obstacle seperti ini yang bikin effort mereka untuk ketemu buat gue juga harus diapresiasi. - Buat plan sejelas mungkin, usaha sekeras mungkin, tapi endingnya tetep harus tau kapan berserah dan percaya sama jalan yang udah disiapkan Tuhan
Bukan malah yaudah pasrah aja. Ngga. Usaha tetep sebaik mungkin. Tuhan nanti kasih dan jawab sesuai yang terbaik - meski ga sesuai rencana. - Berdoa dan berharap yang baik-baik, mungkin kita sedang menghidupi doa-doa kita dimasa lalu. Mungkin udah lupa. Tapi Tuhan ga lupa dan tetep jawab.
Ini gue pelajari dari refleksi teman yang lebih senior. Gue hari ini mungkin sedang menjalani hidup yang gue idamkan beberapa tahun lalu. Gue bersyukur dapat kesempatan transisi ke role yang gue mau, yang daridulu gue inginkan. Gue ga bertanya lagi, "Kenapa ga dapet-dapet ya?"
Karna ternyata bisa sampai dan bisa dapat juga, cuma timingnya memang ditunda - lebih baik dari yang gue mau. Ini mengingatkan gue untuk terus berdoa dan terus berjuang buat mimpi-mimpi gue yang lain.
I think these are my biggest lessons from 2024. Masih banyak lesson lain, I'll save that for later. Hope 2025 will be a much happier year for us.
No comments:
Post a Comment