My schedule was attending music course @ Bangbarung. Normally the distance between the nearest Trans Pakuan shelter from my house (UIKA/Yogya) to Bangbarung would take about 20 minutes only, kalo ga macet. Today jadwal lesnya jam 4.30 PM. I came to the shelter on 3.50 PM.
Saat itu cuacanya hujan deras. Yes, I got wet just like everyone else in the shelter. I waited for so looooooong until the bus came. Trans Pakuannya datang jam 4.12 (I was so upset so I looked on my watch when its arrived). Keadaan bus udah penuh dan bahkan si mas-masnya bilang naik bus kedua aja. Berhubung gue keburu-buru, gue maksain naik.
Penderitaan dengan TransPakuan masih berlanjut ketika gue pulang.
Lihat ini, motor-motor yang parkir sembarangan, MEPET di halte trans pakuan.... Mereka kira penumpang dan operasional bus ga keganggu... Padahal karena ulah mereka, gue harus MANJAT. Dengan rok.
See, TransPakuan itu tinggi. Ga di set buat naik di tengah jalan, tapi di haltenya.... Di pic yang atas, itu jarak yang harus gue tempuh (maju dikit sih) buat naik ke busnya karena dia ga bisa merapat... Becek dan hujan. Oyeah.
Seriously, neduh itu manusiawi. Ga ada yang ngelarang. Tapi tolong untuk tetap memikirkan pengguna jalan yang lain dan ATURAN yang ada pas mau neduh -_-
Well I won't brush the police number of the motorbike. What for then? After all everyone wouldn't notice the owner AND readers would be more careful with their attitude as I may post your bad behavior here, lol.
No comments:
Post a Comment