| gak nyambung, pembuka aja biar manis |
I rescheduled my Manado trip. Instead, I flew back to Yogya. I did not expect this but it was worth the reason.
Meeting people.
Gue berharap bisa ketemu teman-teman sebanyak-banyaknya sebelum susah ditemui dan menemui. This decision worth 2 months of my allowance :P Yes karena apparently gue harus menyusul ulang semua jadwal dan kehilangan beberapa kesempatan hahaha. So I was hoping to see Yasmin, Sheila and other HI buddies tapi jadwalnya gak cocok. Malah yang paling ngenes itu selisipan selisih 20 menitan di Bandara Halim sama Yasmin huhu :(
I will see my grandparents and auntie as well. The feeling is kinda mixed. Gue tau gue bakal ketemu lagi sama Eyang-eyang tapi the thoughts of not being able to spend the Christmas together is sooo annoying. Belum lagi fakta bahwa gue adalah cucu pertama sekaligus cucu terdekat yang tiba-tiba dari bocah belum bisa Bahasa Jawa sampe udah gede terus say bye tuh rasanya gak enak.
And I met the legend of the organization. The truth is, gue gak akan fix banget ubah schedule ngorbanin Manado kalo beliau gak dateng. It was a very short meeting tapi gue sangat senang dan merasa bahagia untuk kesempatan itu. Taadaaa!
Its been only 2 days but I feel that the way I see things has changed. Agak lebay sih. Seneng aja akhirnya bisa keluar dari institusi yang bahkan dari sebelum ikut tes pun gue tau gue bakal sesali tapi sedih juga karena life here has been more than awesome. I have everything. Setelah beberapa bulan dan setelah hujan, I feel at home. Malah lebih nyaman dan rasanya gak pengen ke Bogor lagi. Belum lagi makanan-makanan yang bertebaran dan sangat terjangkau. I'm gonna miss that so badly!
So... I don't know the point of posting this. I guess 'change' is good. Gak perlu takut, be brave. Gak perlu kehilangan, treasure what you have right now sebelum menyesal. Gak perlu terlalu cemas, kalau orang lain survive kenapa lo engga? (berusaha menyemangati diri sendiri)
No comments:
Post a Comment