Balik lagi ke seri UGM yeay! Bahas kuliah, apalagi di IUP, emang gak ada abisnya.
Final exams was enjoyable. Gimana engga, semua di squeeze dalam 4 hari dan mayoritas take home. Gak seperti cerita sedih Tyas yang 3 minggu atau Jeje yang 2 minggu. Disaat-saat seperti inilah gue merasa bayaran puluhan juta itu worth the privileges.
Take home exam emang sepertinya jadi tradisi HI. Mayoritas berupa essay atau paper. Tapi untuk dosen kreatif seperti Mbak Nana, bisa juga berupa Photo Exhibition. Take home ini memang lebih kreatif dan original, tapi gue sendiri gak gitu suka. Menurut gue, essay dan paper bisa menunjukkan kedangkalan gue dengan sangat jelas. Effort yang dibutuhkan juga jauuuuh lebih banyak. Bagian yang paling gue benci adalah penulisan referensi. Bukannya berniat menjiplak, gue males banget menulis referensi sesuai aturan karena terasa super kaku haha.
Gue mengikuti semua exams kecuali mata kuliah favorit, Indonesian Social and Political System. Harusnya, examnya diadakan tanggal 2 Januari tapi karena dosennya super baik, jadi take home paper yang dikumpulkan maksimal tanggal 9 Januari. Emang dasar manusia deadliner, paper itu gak gue sentuh dong sebelum tanggal 2 Januari. Eh lama kelamaan niatnya ilang karena... Udah dapet universitas lain! Yeay!
Ada cerita menarik tentang ini. Saat lagi mengerjakan UAS Indonesian Foreign Policy, gue ke kamar mandi dan mengantongi HP. Ternyata ada email masuk dari Korea University mengabarkan kalau gue diterima diprogram Business Administration. Alhasil, sisa soal-soal IFP gue jawab setengah hati dan hampir tanpa mikir. Hahaha. Jangan ditiru, akibatnya, gue cuma dapet B- :p
Setelah finals berakhir, gue gak langsung pulang dan menghabiskan seminggu dulu di Jogja. Sempet ke Solo juga bahkan. Solo emang lovely banget!
Sekarang, gue udah balik lagi karena alasan yang sudah gue sebutkan. Tapi gue juga ke kantor IUP tadi untuk menanyakan perihal cuti atas saran Ibu. Gue harusnya sih langsung resign tapi Ibu bilang cuti aja jadi kalo ada apa-apa bisa balik lagi. Ternyata prosesnya cukup ribet dan gue gak berminat untuk mengurus secara formal so yeah...
Nilai-nilai juga belum keluar. Ini udah tepat 4 minggu setelah ujian berakhir dan baru 4 mata kuliah yang udah ketahuan nilainya. Talk about crappy system, baby.
So yeah, pertimbangkan baik-baik sebelum memilih IUP in IR. It's not as prestigious as it seems.
I just sent you an email, would you please to read and reply me? Thanks a lot :)
ReplyDelete