Sunday, March 1, 2020

Euforia Lulus!



Akhirnya ijazah sudah ditangan. Sudah resmi harus mengakhiri visa pelajar. Gue mau berbagi my last moment di KU dan KUBS.

1. Lulus tepat waktu, dirayakan bersama teman-teman


I had special guests dari jauh, tepatnya Bogor dan Taipei. 2 teman SMP dan 1 teman SMA gue terbang langsung buat jalan-jalan berkedok merayakan kelulusan. Malamnya, gue dinner dengan teman-teman gue di Korea beserta orang tua best friend gue.

I am blessed. Thank you for the effort! Kebayang kan susahnya beli tiket (kita semua fresh grad, uangnya ga banyak), urus visa yang ribet (karna memang belum pengalaman), dan akhirnya harus jalan-jalan sambil dihantui outbreak virus yang jumlahnya meningkat ratusan kali selama temen gue ada disini. Belom lagi emergency alert yang bikin panik, karena diluar kan ga ada sistem seperti itu. Super duper touched karna sejujurnya, gue hanya pernah ke wisuda Ci Metta, temen SMA gue yang kuliah di Taipei. Gue ga pernah ke wisuda di Indonesia maupun di Korea.

2. No wisuda
Gue udah bilang ma mak gue, gue ga ada rencana ikut wisuda sama sekali. Mak gue tentu marah karena menganggap wisuda sangat lah penting.
Ternyata didengarkan universe. Dibatalin karena corona virus.

Maka itu, lihat lah foto-foto tanpa rencana gue. Gue bawa temen-temen dan ortu gue dateng ke kampus tanpa pengumuman kalo mau langsung ambil foto dengan toga. Ga pake persiapan, dimarahin juga sama boss gue karna pake sporty shoes... Oh well. 

3. Attachment kepada sekolah
Ternyata ga ada. Gue semales itu ke sekolah. Oh, belum lagi akhir ceritanya ditutup dengan cukup sedih: 4 tahun kuliah, gue baru sadar gue punya English name yang berbeda dengan nama paspor dan nama lahir gue?

Gak bisa diganti karena sudah final, yasudah ku terima saja.

4. Rencana setelah lulus
Mau kerja, itu pasti. Tapi melihat corona dan berbagai isu sekarang, gue jauh lebih terbuka terhadap pilihan gue. Mungkin lebih sehat dibelahan dunia lain, bukan Korea?

Selain itu, gue merasa gue benar-benar harus mempersiapkan banyak hal kalau memang mau mengikuti keinginan berkarir dijalur perbankan syariah. I don't know, things can change overnight. Tapi passion gue buat community engagement dan keuangan masih sangat kuat.

PR besarnya: mau tinggal permanen dibelahan dunia sebelah mana dan sama siapa?


Favorite pictures




1 comment:

  1. Kak niat nya kerja di korea apa balik lagi ke indo? Kalo di indo bisa kalau ijazah korea gitu?

    ReplyDelete